Minggu, 28 Juni 2015

Pengaruh Globalisasi Terhadap akhlak Pelajar SMA Di Indonesia







KARYA TULIS ILMIAH




PENGARUH GLOBALISASI TERHADAP AKHLAK PELAJAR SMA DI INDONESIA




LEMBAR PENGESAHAN

 KARYA TULIS ILMIAH YANG BERJUDUL :

“PENGARUH GLOBALISASI TERHADAP AKHLAK PELAJAR SMA DI INDONESIA “

O L E H
Wahyu Rizki Destiawan
Inggrid Monica Rumapea
Jessy Theresia Purba
Sonia Apriliani Purba
Cindy Nadia Sembiring
Telah disahkan oleh Guru Pembimbing:


Medan, 14 Februari 2013


Guru Pembimbing


(Hotman Aritonang )



KATA PENGANTAR

               Puji dan Syukur penulis panjatkan  kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas rahmat dan berkatNya, yang memberi hikmat kepada penulis sehingga karya tulis ilmiah ini dapat diselesaikan dengan baik sesuai dengan waktu yang direncanakan. Karya Tulis Ilmiah  ini kami buat untuk pertanggungjawaban atas tugas akhir semester genap serta menambah wawasan tentang dampak-dampak globalisasi bagi pelajar SMA.
               Dengan selesainya karya tulis ilmiah ini kami mengucapkan terima kasih kepada :
Ø  Bapak Drs. Jasmen Tampubolon MSi, selaku kepala sekolah SMA Negeri 12 Medan.
Ø  Bapak Hotman Aritonang ; selaku Guru Pembimbing atas segala bantuan dan bimbingannya kepada penulis.
Ø  Orang tua kami yang memberikan kami dorongan, dukungan, serta inspirasi.
Ø  Teman-teman SMA Negeri 12 Medan yang selalu memberi dukungan dan bantuan kepada penulis.

               Penulis berusaha dengan semaksimal mungkin untuk menyajikan hasil yang terbaik namun penulis menyadari sebagai manusia biasa, penulis mempunyai kelemahan baik tata bahasa maupun sistematika penulisan yang disajikan masih jauh dari kesempurnaan, untuk itu penulis  dengan kerendahan hati memohon  kritik dan  saran yang sifatnya membangun dari Bapak/Ibu Guru dan rekan-rekan siswa sekalian demi perbaikan karya tulis selanjutnya.  Akhirnya kepada Tuhan yang Maha Esa penulis memohon keampunan, dan kepada kita semua menyampaikan maaf.


                        Medan, 14 Februari 2014
                        An : Penulis



                        Wahyu Rizki Destiawan,dkk





ABSTRAK

Kajian dalam penulisan ini membahas dan membuktikan bahwa media-media yang terdapat dalam globalisai sangat berdampak negatif pada perilaku, mental, sikap dan akhlak para pelajar pada zaman ini. Walaupun berdampak buruk, globalisasi juga berdampak positif,  ditandai dengan rasa solidaritas yang tinggi antar bangsa,kehidupan politik yang demokratis dengan mengutamakan keterbukaan,jaminan hak asasi manusia dan kebebasan serta kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Makalah ini disajikan dalam bentuk deskriptif yakni meneliti data dari sumber dengan masalah yang dibahas, baik data yang berada di perpustakaan maupun tulisan-tulisan buku. Adapun sumber yang di butuhkan adalah sumber data primer dan data sekunder, serta buku-buku dan tulisan-tulisan yang dianggap memiliki relevansinya dengan masalah yang dibahas.







Bab I
PENDAHULUAN
I.            LATAR BELAKANG
Globalisasi adalah suatu fenomena khusus dalam peradaban manusia yang bergerak terus dalam masyarakat global dan merupakan bagian dari proses manusia global itu. Kehadiran teknologi informasi dan teknologi komunikasi mempercepat akselerasi proses globalisasi ini. Globalisasi menyentuh seluruh aspek penting kehidupan. Globalisasi menciptakan berbagai tantangan dan permasalahan baru yang harus dijawab, dipecahkan dalam upaya memanfaatkan globalisasi untuk kepentingan kehidupan.
Globalisasi sendiri merupakan sebuah istilah yang muncul sekitar dua puluh tahun yang lalu, dan mulai begitu populer sebagai ideologi baru sekitar lima atau sepuluh tahun terakhir. Sebagai istilah, globalisasi begitu mudah diterima atau dikenal masyarakat seluruh dunia. Wacana globalisasi sebagai sebuah proses ditandai dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga ia mampu mengubah dunia secara mendasar. Globalisasi sering diperbincangkan oleh banyak orang, mulai dari para pakar ekonomi, sampai penjual iklan. Dalam kata globalisasi tersebut mengandung suatu pengetian akan hilangnya satu situasi dimana berbagai pergerakan barang dan jasa antar negara diseluruh dunia dapat bergerak bebas dan terbuka dalam perdagangan. Dan dengan terbukanya satu negara terhadap negara lain, yang masuk bukan hanya barang dan jasa, tetapi juga teknologi, pola konsumsi, pendidikan, nilai budaya dan lain-lain.
Konsep akan globalisasi menurut Robertson (1992), mengacu pada penyempitan dunia secara insentif dan peningkatan kesadaran kita akan dunia, yaitu semakin meningkatnya koneksi global dan pemahaman kita akan koneksi tersebut. Di sini penyempitan dunia dapat dipahami dalam konteks institusi modernitas dan intensifikasi kesadaran dunia dapat dipersepsikan refleksif dengan lebih baik secara budaya.
 Globalisasi memiliki banyak penafsiran dari berbagai sudut pandang. Sebagian orang menafsirkan globalisasi sebagai proses pengecilan dunia atau menjadikan dunia sebagaimana layaknya sebuah perkampungan kecil. Sebagian lainnya menyebutkan bahwa globalisasi adalah upaya penyatuan masyarakat dunia dari sisi gaya hidup, orientasi, dan budaya. Pengertian lain dari globalisasi seperti yang dikatakan oleh Barker (2004) adalah bahwa globalisasi merupakan koneksi global ekonomi, sosial, budaya dan politik yang semakin mengarah ke berbagai arah di seluruh penjuru dunia dan merasuk ke dalam kesadaran kita.
Produksi global atas produk lokal dan lokalisasi produk global Globalisasi adalah proses dimana berbagai peristiwa, keputusan dan kegiatan di belahan dunia yang satu dapat membawa konsekuensi penting bagi berbagai individu dan masyarakat di belahan dunia yang lain.(A.G. Mc.Grew, 1992).
 Proses perkembangan globalisasi pada awalnya ditandai kemajuan bidang teknologi informasi dan komunikasi. Bidang tersebut merupakan penggerak globalisasi. Dari kemajuan bidang ini kemudian mempengaruhi sektor-sektor lain dalam kehidupan, seperti bidang politik, ekonomi, sosial, budaya dan lain-lain. Contoh sederhana dengan teknologi internet, parabola dan TV, orang di belahan bumi manapun akan dapat mengakses berita dari belahan dunia yang lain secara cepat. Hal ini akan terjadi interaksi antar masyarakat dunia secara luas, yang akhirnya akan saling mempengaruhi satu sama lain, terutama pada Pelajar dalam kehidupan sehari-hari, seperti budaya berpakaian, gaya rambut dan sebagainya.




II.            RUMUSAN MASALAH
Untuk menfokuskan permasalahan dan mempermudah pembahasan objek kajian yang akan dilakukan, maka pembatasan masalah dirumuskan sebagai berikut :
1.      Apa itu akhlak ?
2.      Apa dampak globalisasi terhadap akhlak pelajar SMA di Indonesia saat ini ?
3.      Bagaimana cara untuk mengurangi dampak negatif globalisasi terhadap akhlak pelajar SMA di Indonesia ?

III.            MANFAAT
Manfaat karya tulis ini adalah :
1.      Bagi penulis : Dapat mengetahui dampak negatif dan positif dari globalisasi bagi pelajar SMA di Indonesia saat ini.
2.      Bagi guru : Sebagai acuan untuk pengevaluasian hasil pengajaran. Menyakinkan siswa tentang pengaruh negatif globalisasi dalam kehidupan sehari-hari, dan penanggulangannya.
3.      Bagi Siswa : Dapat membedakan positif negatifnya globalisasi dan dampaknya,serta realisasi atau aplikasi positif globalisasi terhadap kehidupan sehari-hari.
4.      Bagi sekolah : Menjadi bahan pertimbangan untuk memberikan sosialisasi pembenaran kepada siswa, dalam rangka pembentukan akhlak.
5.      Bagi masyarakat : Sebagai bahan informasi mengenai dampak negatif dan positif  globalisasi dan sebagai bahan pertimbangan untuk mengukur keberhasilan yang dicapai oleh suatu lembaga pendidikan dalam mensosialisasikan dampak negatif globalisasi terhadap awak lembaganya.

IV.            TUJUAN
Sesuai dengan rumusan masalah tersebut di atas, maka tujuan penelitian secara umum adalah mengetahui bagaimana pengaruh globalisasi terhadap akhlak pelajar SMA di Indonesia.
Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui:
1.      Bagaimana pengaruh globalisasi terhadap akhlak pelajar SMA di Indonesia ?
2.      Apakah pelajar SMA mampu menghindarkan diri dari dampak negatif globalisasi?


V.            HIPOTESIS
Adanya globalisasi yang memiliki dampak positif maupun negatif, maka perlu adanya tindak lanjut dalam menyikapi globalisasi tersebut,khususnya di kalangan pelajar SMA di Indonesia.Globalisasi itu akan berdampak positif kepada kita jika kita mampu menyaring hal-hal yang baik untuk kehidupan kita.




























BAB II
LANDASAN TEORI

Dalam bab ini akan di uraikan beberapa teori sebagai dasar pemikiran untuk mengembangkan masalah  yang berkaitan dengan judul makalah. Dari landasan teori ini, akan diberikan gambaran serta langkah-langkah yang ditempuh untuk membuat karya tulis ilmiah. Selain sebagai dasar untuk membenarkan sebuah teori, langkah ini juga dijadikan sebagi bahan kebenaran suatu teori.

2.1  PENGERTIAN AKHLAK
Kata akhlak diartikan sebagai suatu tingkah laku, tetapi tingkah laku tersebut harus dilakukan secara berulang-ulang tidak cukup hanya sekali melakukan perbuatan baik, atau hanya sewaktu-waktu saja. Seseorang dapat dikatakan berakhlak jika timbul dengan sendirinya didorong oleh motivasi dari dalam diri dan dilakukan tanpa banyak pertimbangan pemikiran apalagi pertimbangan yang sering diulang-ulang, sehingga terkesan sebagai keterpaksaan untuk berbuat.Apabila perbuatan tersebut dilakukan dengan terpaksa bukanlah pencerminan dari akhlak
Dalam Encyclopedia Brittanica, akhlak disebut sebagai ilmu akhlak yang mempunyai arti sebagai studi yang sistematik tentang tabiat dari pengertian nilai baik, buruk, seharusnya benar, salah dan sebaginya tentang prinsip umum dan dapat diterapkan terhadap sesuatu, selanjutnya dapat disebut juga sebagai filsafat moral.
Ada empat hal yang harus ada apabila seseorang ingin dikatakan berakhlak yaitu
1.      Perbuatan yang baik atau buruk.
2.      Kemampuan melakukan perbuatan.
3.      Kesadaran akan perbuatan itu
4.      Kondisi jiwa yang membuat cenderung melakukan perbuatan baik atau buruk.



2.2  DAMPAK GLOBALISASI TERHADAP AKHLAK ATAU PERILAKU PELAJAR
Globalisasi adalah sebuah fakta kehidupan yang tidak dapat kita hindari lagi. Media elektronik seperti handphone, gadget, televisi dsb yang sekarang ini merupakan barang wajib bagi pelajar SMA di Indonesia. Konon katanya orang-orang yang tidak memiliki handphone atau gadget mahal tidak pantas dikatakan anak SMA.
 Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi kini, tidak diragukan lagi telah menimbulkan perubahan besar dalam kehidupan manusia pada abad modern ini. Hampir tidak ada bidang kehidupan manusia yang luput dari jangkauan kemajuan tersebut. Dalam bidang komunikasi misalnya, baik media massa, media cetak dan elektronik ataupun dalam bidang ekonomi misalnya persaingan pasar bebas.  
Beberapa hal yang berhubungan dengan globalisasi yang berdampak negatif misalnya:
1.      Televisi
Di Negara kita, televisi pertama kali diperkenalkan kepada umum pada tahun 1962. Televisi pada waktu itu hanya menjadi milik sebagian anggota kecil keluarga atau masyarakat dan merupakan barang mewah yang sangat diimpikan. Didalam televisi banyak hal yang di tampilka berupa informasi, hiburan, infotaitment dan lain-lain. Tetapi sebenarnya, tanpa disadari kita telah terjebak dalam suatu bahaya yang ditimbulkannya. Sebelum adanya televisi ke rumah-rumah, kita bisa menikmati waktu senggang sepuasnya. Menikmati kesenangan yang berbudaya, rekreasi keluar rumah, mengunjungi tetangga, ke pantai, berolahraga,bercumbu dengan alam. Dan saat ini, kesempatan untuk menyadari hakekat alam itu telah berlalu. Sedikit demi sedikit, hak kita untuk menikmati realitas alam itu telah digerogoti oleh televisi. Di luar kesadaran, kita telah mempersembahkan diri kepada acara-acara televisi. Kita menjadi lebih senang duduk berjam-jam di depan televisi dari pada belajar atau berkumpul dengan keluarga.
Dampak negatif televisi bagi pelajar SMA di Indonesia :
a.       Menghambat anak untuk mengekspresikan pikirannya dalam tulisan.
b.      Melukai dan merusak peradaban pelajar karena kini banyak tayangan televisi yang kehilangan fungsinya untuk menghibur dan mendidik,malahan menjadi pusat komersial.
c.       Konsumtif terhadap produk-produk baru.
d.      Mengurangi kreativitas dan sosialisasi kepada sesama,karena tingkat kreativitas dan kemampuan berpikirnya tidak berjalan dengan baik.
e.       Melumpuhkan kemampuan berpikir kritis.

2.      Media Cetak
Dalam membaca media cetak akhlak atau perilaku seorang pelajar akan menjadi baik jika media cetak yang dibaca adalah media cetak yang positif. Media positif yang dimaksud adalah media cetak pembelajaran yang menambah wawasan dan memiliki manfaat seperti menambah informasi, pengetahuan dll, dalam interaksi seorang pelajar terhadap lingkungan sekitarnya. Namun  media cetak memiliki beberapa hal negatif, contohnya media cetak porno yang dikemas halus dalam media cetak entertaintment yang sering di konsumsi oleh para pelajar SMA. Hal ini sangat berpengaruh terhadap kepribadian pelajar, dan penilaian karakter seorang pelajar.
Dampak negatif media cetak diantaranya :
a.       Merubah kepribadian secara drastis,penantang, pemarah dan pelawan.
b.      Masa bodoh terhadap dirinya dan semangat belajar menurun.
c.       Hilangnya norma-norma hidup beradat, beragama, dan melecehkan norma hukum.
d.      Berperilaku menjadi penyiksa, putus asa dan pemalas.
e.       Tidak mempunyai harapan masa depan.
f.       Kesukaan mengambil (mencuri), milik orang lain.
g.      Berbuat mesum.
h.      Mengganggu ketertiban umum.
i.        Tidak ada penyesalan berbuat kesalahan
Jika diperhatikan dan dicerna dengan baik, tampak bahwa media masa di era globalisasi ini sangat merusak moral dan akhlak para pelajar.

3.      Handphone
Di kalangan pelajar, penggunaan teknologi komunikasi seperti handphone sebagai alat komunikasi karena alat tersebut multifungsi. Para pelajar dapat menggunakan teknologi ini secara positif ataupun negatif tergantung pada setiap individu. Contoh positif dari penggunaan handphone adalah memanfaatkan handphone untuk membantu mereka dalam proses pembelajaran.
Walaupun begitu dampak negatif dari handphone adalah :
  1. Mengganggu perkembangan anak: Dengan canggihnya fitur-fitur yang tersedia di HP seperti: kamera, permainan (games) akan mengganggu siswa dalam menerima pelajaran di sekolah. Tidak jarang mereka disibukkan dengan menerima pesan atau SMS, panggilan telepon dari teman atau keluarga mereka. Lebih parah lagi ada yang menggunakan HP untuk mencontek dalam ulangan, bermain game saat guru sedang menjelaskan saat pelajaran. Kalau hal tersebut mereka biarkan, maka generasi yang kita harapkan akan menjadi budak teknologi.
  2. Efek Radiasi: Selain berbagai kontrovensi di seputar dampak negative penggunaannya, penggunaan HP juga berakibat buruk terhadap kesehatan, ada baiknya siswa lebih berhati-hati dan bijaksana dalam menggunakan atau memilih HP, khususnya bagi pelajar SMA.
  3. Rawan terhadap tindak kejahatan: Pelajar merupakan salah satu target utama pencopet atau penjabret.
  4. Sangat berpotensi mempegaruhi sikap dan perilaku siswa: Jika tidak ada kontrol dari orangtua, HP bisa digunakan untuk menyebarkan gambar-gambar yang mengandung unsur porno dan sebagainya yang sama sekali tidak layak dilihat seorang pelajar.
  5. Pemborosan: Dengan mempunyai HP, maka pengeluaran kita akan bertambah, apalagi kalau HP hanya digunakan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat maka hanya akan menjadi pemborosan saja.

2.3                        Mengantisipasi Dampak Negatif dari Globalisasi
Globalisasi saat ini berkembang pesat di Indonesia,baik yang bersifat positif dan negatif sangat mudah diterima masyarakat, khususnya pelajar SMA. Para orang tua sangat khawatir atas perkembangan pergaulan anaknya saat ini. Oleh karena itu, sebagai pelajar SMA yang baik kita hendaknya tidak mengikuti budaya barat yang berdampak negatif. Remaja yang tidak mengikuti perkembangan yang terjadi akan dianggap kuper atau tidak modern, tetapi remaja sekalian jangan takut karena tidak semua perkembangan yang ada berdampak baik. Untuk selanjutnya penulis akan memberikan solusi atau cara mengantisipasi dampak negatif dari globalisasi diantaranya sebagai berikut :
1.      Pelajar SMA seharusnya dapat memilah dan menyaring pengaruh globalisasi saat ini, jangan menganggap semua pengaruh yang berkembang saat ini semuanya baik, karena faktanya banyak pelajar yang terjebak dalam arus globalisasi.
2.      Para orangtua sebaiknya lebih mendekatkan diri kepada anaknya,dan bersahabat dengan anaknya sehingga terbentuk karakter yang baik bagi anaknya.
3.      Pemeritah lebih tegas terhadap peraturan, khususnya tentang hukum-hukum yang mengatur penyalanggunaan media cetak atau massa.
4.      Masyarakat hendaknya membantu pemerintah, dalam menanggulangi perkembangan globalisasi yang berdampak buruk terhadap pelajar SMA. Misalnya,kini marak warnet-warnet yang kehilangan fungsinya sebagai tempat untuk berhubungan dengan dunia maya,sekarang warnet banyak menjadi tempat untuk melakukan hubungan seksual. Ini menandakan bahwa pelajar-pelajar SMA di Indonesia juga telah kehilangan citranya akibat pengaruh negatif globalisasi.












BAB III
METODELOGI PENELITIAN

3.1             Metodelogi Pengumpulan Data / Informasi
A.     Observasi
Yaitu suatu kegiatan mengamati kegiatan pelajar SMA diluar sekolah melalui media sosial ataupun terjun langsung untuk mendapatkan data yang akurat berhubung tim penulis adalah pelajar SMA juga.

B.     Diskusi
Yaitu proses penggalian informasi lebih lanjut dengan berdiskusi kelompok ataupun dengan teman-teman sekelas lainnya.

C.     Studi Pustaka
Yaitu kegiatan pencatatan dan pengumpulan data / informasi dengan cara mencari data yang bersumber dari buku dan internet.

3.2    Metodelogi Penyusunan Laporan
Laporan  ini dibuat sebagai sarana untuk menambah pengetahuan dan wawasan pembaca terhadap pengaruh globalisasi terhadap akhlak pelajar SMA di Indonesia. Laporan ini dibuat berdasarkan standart daftar isi laporan karya ilmiah.


BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN

Pada era globalisasi ini budaya asing mudah sekali masuk ke Indonesia. Jika globalisasi diibaratkan dengan sebuah portal yang menghubungkan dunia ‘’Primitif’’ dengan dunia ‘’Modern’’, pastinya jika kita masuk kedalam portal tersebut akan terjadi perubahan yang drastis di segi manapun,baik positif maupun negatif . Modern tidak akan ada apabila tidak ada modernisasi,yaitu hal yang mempengaruhi kehidupan seseorang untuk bersikap lebih modern dan mengikuti teori modern ini.
Pada hal ini,kita sebagai pelajar SMA dituntut untuk tidak menerima semua modernisasi yang terjadi. Walaupun pada dasarnya,globalisasi itu berdampak positif bagi kehidupan kita dan tentunya tidak akan  mungkin kita dapat menikmati kemudahan dalam segala bidang karena globalisasi, tetap saja kita harus menyaring segala dampak negatif globalisasi yang dapat merusak akhlak kita.
Dewasa ini, banyak pelajar SMA yang terjerat hukum karena kasus-kasus pencabulan,kejahatan dan sebagainya yang merupakan wujud dari dampak negatif globalisasi. Bagaimanakah nasib bangsa ini selanjutnya ? Apakah generasi muda harus tetap bertahan dalam situasi seperti itu ?
Tentu saja, sebagai generasi-generasi muda Indonesia, peganglah teguh prinsip-prinsip agama dan kebudayaan timur, jauhi hal-hal yang tidak baik, dan tekankan pada diri kita bahwa kita mampu menghadapi dampak negatif dari globalisasi.
Pelajar SMA di Indonesia pasti mampu menjauhi segala dampak negatif globalisasi jika mendapat dukungan dan peran serta dari pemerintah,masyarakat,lembaga pendidikan dan orangtua serta teman-temannya.  Oleh sebab itu dukungan dari semua pihak dibutuhkan untuk membentuk akhlak dari generasi-generasi muda Indonesia.



BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan
            Pada era globalisasi ini tidak dapat ditolak masuknya budaya asing ke Indonesia melalui berbagai cara . Jadi kesimpulannya pelajar SMA di Indonesia harus mampu menyaring hal-hal positif dan negatif dari globalisasi.

5.2 Saran
            Agar kita tidak terjerumus dalam pengaruh atau dampak negatif dari budaya asing sebaiknya kita mencermati terlebih dahulu budaya tersebut, apakah sesuai dengan budaya kita atau tidak, serta kita juga harus pandai memilih teman dan memilih budaya asing yang pantas untuk dicontoh.











DAFTAR PUSTAKA

Buku Pendidikan Kewarganegaraan SMA/MA kelas XII Bumi Aksara
Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk kelas XII SMA Grafindo Media Pratama


















































Tidak ada komentar:

Posting Komentar