KARYA TULIS ILMIAH
|
PENGARUH GLOBALISASI TERHADAP
AKHLAK PELAJAR SMA DI INDONESIA
|
LEMBAR PENGESAHAN
KARYA TULIS ILMIAH YANG
BERJUDUL :
“PENGARUH GLOBALISASI TERHADAP AKHLAK PELAJAR SMA DI INDONESIA “
O L E H
Wahyu Rizki Destiawan
Inggrid Monica Rumapea
Jessy Theresia Purba
Sonia Apriliani Purba
Cindy Nadia Sembiring
Telah disahkan oleh Guru Pembimbing:
Medan, 14 Februari 2013
Guru Pembimbing
(Hotman Aritonang )
KATA PENGANTAR
Puji dan Syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas rahmat dan
berkatNya, yang memberi hikmat kepada penulis sehingga karya tulis ilmiah ini
dapat diselesaikan dengan baik sesuai dengan waktu yang direncanakan. Karya
Tulis Ilmiah ini kami buat untuk
pertanggungjawaban atas tugas akhir semester genap serta menambah wawasan
tentang dampak-dampak globalisasi bagi pelajar SMA.
Dengan
selesainya karya tulis ilmiah ini kami mengucapkan terima kasih kepada :
Ø Bapak Drs. Jasmen Tampubolon MSi, selaku kepala sekolah SMA Negeri
12 Medan.
Ø Bapak Hotman Aritonang ; selaku Guru Pembimbing atas segala
bantuan dan bimbingannya kepada penulis.
Ø
Orang tua kami yang memberikan kami dorongan, dukungan, serta inspirasi.
Ø
Teman-teman SMA Negeri 12 Medan yang selalu memberi dukungan dan bantuan
kepada penulis.
Penulis berusaha dengan semaksimal mungkin untuk
menyajikan hasil yang terbaik namun penulis menyadari sebagai manusia biasa,
penulis mempunyai kelemahan baik tata bahasa maupun sistematika penulisan yang
disajikan masih jauh dari kesempurnaan, untuk itu penulis dengan kerendahan hati memohon kritik dan saran yang sifatnya membangun dari Bapak/Ibu
Guru dan rekan-rekan siswa sekalian demi perbaikan karya tulis
selanjutnya. Akhirnya kepada Tuhan yang
Maha Esa penulis memohon keampunan, dan kepada kita semua menyampaikan maaf.
Medan,
14 Februari 2014
An : Penulis
Wahyu Rizki Destiawan,dkk
ABSTRAK
Kajian dalam penulisan ini membahas dan membuktikan bahwa
media-media yang terdapat dalam globalisai sangat berdampak negatif pada
perilaku, mental, sikap dan akhlak para pelajar pada zaman ini. Walaupun
berdampak buruk, globalisasi juga berdampak positif, ditandai dengan rasa solidaritas yang tinggi
antar bangsa,kehidupan politik yang demokratis dengan mengutamakan
keterbukaan,jaminan hak asasi manusia dan kebebasan serta kemajuan ilmu pengetahuan
dan teknologi.
Makalah ini disajikan dalam bentuk deskriptif yakni meneliti
data dari sumber dengan masalah yang dibahas, baik data yang berada di perpustakaan
maupun tulisan-tulisan buku. Adapun sumber yang di butuhkan adalah sumber data
primer dan data sekunder, serta buku-buku dan tulisan-tulisan yang dianggap
memiliki relevansinya dengan masalah yang dibahas.
Bab I
PENDAHULUAN
I.
LATAR BELAKANG
Globalisasi adalah suatu
fenomena khusus dalam peradaban manusia yang bergerak terus dalam masyarakat
global dan merupakan bagian dari proses manusia global itu. Kehadiran teknologi
informasi dan teknologi komunikasi mempercepat akselerasi proses globalisasi
ini. Globalisasi menyentuh seluruh aspek penting kehidupan. Globalisasi
menciptakan berbagai tantangan dan permasalahan baru yang harus dijawab,
dipecahkan dalam upaya memanfaatkan globalisasi untuk kepentingan kehidupan.
Globalisasi sendiri
merupakan sebuah istilah yang muncul sekitar dua puluh tahun yang lalu, dan
mulai begitu populer sebagai ideologi baru sekitar lima atau sepuluh tahun
terakhir. Sebagai istilah, globalisasi begitu mudah diterima atau dikenal
masyarakat seluruh dunia. Wacana globalisasi sebagai sebuah proses ditandai
dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga ia mampu
mengubah dunia secara mendasar. Globalisasi sering diperbincangkan oleh banyak
orang, mulai dari para pakar ekonomi, sampai penjual iklan. Dalam kata
globalisasi tersebut mengandung suatu pengetian akan hilangnya satu situasi
dimana berbagai pergerakan barang dan jasa antar negara diseluruh dunia dapat
bergerak bebas dan terbuka dalam perdagangan. Dan dengan terbukanya satu negara
terhadap negara lain, yang masuk bukan hanya barang dan jasa, tetapi juga
teknologi, pola konsumsi, pendidikan, nilai budaya dan lain-lain.
Konsep akan globalisasi
menurut Robertson (1992), mengacu pada penyempitan dunia secara insentif dan
peningkatan kesadaran kita akan dunia, yaitu semakin meningkatnya koneksi
global dan pemahaman kita akan koneksi tersebut. Di sini penyempitan dunia
dapat dipahami dalam konteks institusi modernitas dan intensifikasi kesadaran
dunia dapat dipersepsikan refleksif dengan lebih baik secara budaya.
Globalisasi memiliki
banyak penafsiran dari berbagai sudut pandang. Sebagian orang menafsirkan
globalisasi sebagai proses pengecilan dunia atau menjadikan dunia sebagaimana
layaknya sebuah perkampungan kecil. Sebagian lainnya menyebutkan bahwa
globalisasi adalah upaya penyatuan masyarakat dunia dari sisi gaya hidup,
orientasi, dan budaya. Pengertian lain dari globalisasi seperti yang dikatakan
oleh Barker (2004) adalah bahwa globalisasi merupakan koneksi global ekonomi,
sosial, budaya dan politik yang semakin mengarah ke berbagai arah di seluruh
penjuru dunia dan merasuk ke dalam kesadaran kita.
Produksi global atas produk
lokal dan lokalisasi produk global Globalisasi adalah proses dimana berbagai
peristiwa, keputusan dan kegiatan di belahan dunia yang satu dapat membawa
konsekuensi penting bagi berbagai individu dan masyarakat di belahan dunia yang
lain.(A.G. Mc.Grew, 1992).
Proses perkembangan
globalisasi pada awalnya ditandai kemajuan bidang teknologi informasi dan
komunikasi. Bidang tersebut merupakan penggerak globalisasi. Dari kemajuan
bidang ini kemudian mempengaruhi sektor-sektor lain dalam kehidupan, seperti
bidang politik, ekonomi, sosial, budaya dan lain-lain. Contoh sederhana dengan
teknologi internet, parabola dan TV, orang di belahan bumi manapun akan dapat
mengakses berita dari belahan dunia yang lain secara cepat. Hal ini akan
terjadi interaksi antar masyarakat dunia secara luas, yang akhirnya akan saling
mempengaruhi satu sama lain, terutama pada Pelajar dalam kehidupan sehari-hari,
seperti budaya berpakaian, gaya rambut dan sebagainya.
II.
RUMUSAN MASALAH
Untuk menfokuskan permasalahan dan
mempermudah pembahasan objek kajian yang akan dilakukan, maka pembatasan
masalah dirumuskan sebagai berikut :
1. Apa itu akhlak ?
2. Apa dampak globalisasi terhadap akhlak
pelajar SMA di Indonesia saat ini ?
3. Bagaimana cara untuk mengurangi dampak
negatif globalisasi terhadap akhlak pelajar SMA di Indonesia ?
III.
MANFAAT
Manfaat karya tulis ini adalah :
1. Bagi penulis : Dapat mengetahui
dampak negatif dan positif dari globalisasi bagi pelajar SMA di Indonesia saat
ini.
2. Bagi guru : Sebagai acuan untuk pengevaluasian
hasil pengajaran. Menyakinkan siswa tentang pengaruh negatif globalisasi dalam
kehidupan sehari-hari, dan penanggulangannya.
3. Bagi Siswa : Dapat membedakan
positif negatifnya globalisasi dan dampaknya,serta realisasi atau aplikasi
positif globalisasi terhadap kehidupan sehari-hari.
4. Bagi sekolah : Menjadi bahan
pertimbangan untuk memberikan sosialisasi pembenaran kepada siswa, dalam rangka
pembentukan akhlak.
5. Bagi masyarakat : Sebagai bahan informasi
mengenai dampak negatif dan positif globalisasi
dan sebagai bahan pertimbangan untuk mengukur keberhasilan yang dicapai oleh
suatu lembaga pendidikan dalam mensosialisasikan dampak negatif globalisasi
terhadap awak lembaganya.
IV.
TUJUAN
Sesuai dengan rumusan masalah tersebut di atas, maka tujuan
penelitian secara umum adalah mengetahui bagaimana pengaruh globalisasi
terhadap akhlak pelajar SMA di Indonesia.
Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui:
1. Bagaimana pengaruh globalisasi
terhadap akhlak pelajar SMA di Indonesia ?
2. Apakah pelajar SMA mampu
menghindarkan diri dari dampak negatif globalisasi?
V.
HIPOTESIS
Adanya globalisasi yang memiliki dampak positif maupun
negatif, maka perlu adanya tindak lanjut dalam menyikapi globalisasi
tersebut,khususnya di kalangan pelajar SMA di Indonesia.Globalisasi itu akan
berdampak positif kepada kita jika kita mampu menyaring hal-hal yang baik untuk
kehidupan kita.
BAB II
LANDASAN TEORI
Dalam bab ini akan di uraikan beberapa
teori sebagai dasar pemikiran untuk mengembangkan masalah yang berkaitan
dengan judul makalah. Dari landasan teori ini, akan diberikan gambaran serta
langkah-langkah yang ditempuh untuk membuat karya tulis ilmiah. Selain sebagai
dasar untuk membenarkan sebuah teori, langkah ini juga dijadikan sebagi bahan
kebenaran suatu teori.
2.1 PENGERTIAN AKHLAK
Kata
akhlak diartikan sebagai suatu tingkah laku, tetapi tingkah laku tersebut harus dilakukan secara
berulang-ulang tidak cukup hanya sekali melakukan perbuatan baik, atau hanya
sewaktu-waktu saja. Seseorang dapat dikatakan berakhlak jika timbul dengan
sendirinya didorong oleh motivasi dari dalam diri dan dilakukan tanpa banyak pertimbangan
pemikiran apalagi pertimbangan yang sering diulang-ulang, sehingga terkesan
sebagai keterpaksaan untuk berbuat.Apabila perbuatan tersebut dilakukan dengan
terpaksa bukanlah pencerminan dari akhlak
Dalam
Encyclopedia Brittanica, akhlak disebut sebagai ilmu akhlak
yang mempunyai arti sebagai studi yang sistematik
tentang tabiat dari
pengertian nilai baik, buruk,
seharusnya benar, salah dan sebaginya tentang prinsip umum
dan dapat diterapkan terhadap sesuatu, selanjutnya dapat disebut juga sebagai filsafat moral.
Ada empat hal yang harus ada apabila
seseorang ingin dikatakan berakhlak yaitu
1. Perbuatan yang baik atau buruk.
2.2
DAMPAK GLOBALISASI TERHADAP AKHLAK
ATAU PERILAKU PELAJAR
Globalisasi adalah sebuah fakta
kehidupan yang tidak dapat kita hindari lagi. Media elektronik seperti
handphone, gadget, televisi dsb yang sekarang ini merupakan barang wajib bagi
pelajar SMA di Indonesia. Konon katanya orang-orang yang tidak memiliki handphone
atau gadget mahal tidak pantas dikatakan anak SMA.
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi
kini, tidak diragukan lagi telah menimbulkan perubahan besar dalam kehidupan
manusia pada abad modern ini. Hampir tidak ada bidang kehidupan manusia yang luput
dari jangkauan kemajuan tersebut. Dalam bidang komunikasi misalnya, baik media
massa, media cetak dan elektronik ataupun dalam bidang ekonomi misalnya
persaingan pasar bebas.
Beberapa hal yang berhubungan dengan
globalisasi yang berdampak negatif misalnya:
1. Televisi
Di
Negara kita, televisi pertama kali diperkenalkan kepada umum pada tahun 1962.
Televisi pada waktu itu hanya menjadi milik sebagian anggota kecil keluarga
atau masyarakat dan merupakan barang mewah yang sangat diimpikan. Didalam
televisi banyak hal yang di tampilka berupa informasi, hiburan, infotaitment
dan lain-lain. Tetapi sebenarnya, tanpa disadari kita telah terjebak dalam
suatu bahaya yang ditimbulkannya. Sebelum adanya televisi ke rumah-rumah, kita
bisa menikmati waktu senggang sepuasnya. Menikmati kesenangan yang berbudaya,
rekreasi keluar rumah, mengunjungi tetangga, ke pantai, berolahraga,bercumbu
dengan alam. Dan saat ini, kesempatan untuk menyadari hakekat alam itu telah
berlalu. Sedikit demi sedikit, hak kita untuk menikmati realitas alam itu telah
digerogoti oleh televisi. Di luar kesadaran, kita telah mempersembahkan diri
kepada acara-acara televisi. Kita menjadi lebih senang duduk berjam-jam di
depan televisi dari pada belajar atau berkumpul dengan keluarga.
Dampak
negatif televisi bagi pelajar SMA di Indonesia :
a. Menghambat anak untuk
mengekspresikan pikirannya dalam tulisan.
b. Melukai dan merusak peradaban
pelajar karena kini banyak tayangan televisi yang kehilangan fungsinya untuk
menghibur dan mendidik,malahan menjadi pusat komersial.
c. Konsumtif terhadap produk-produk
baru.
d. Mengurangi kreativitas dan
sosialisasi kepada sesama,karena tingkat kreativitas dan kemampuan berpikirnya
tidak berjalan dengan baik.
e. Melumpuhkan kemampuan berpikir
kritis.
2. Media Cetak
Dalam
membaca media cetak akhlak atau perilaku seorang pelajar akan menjadi baik jika
media cetak yang dibaca adalah media cetak yang positif. Media positif yang
dimaksud adalah media cetak pembelajaran yang menambah wawasan dan memiliki
manfaat seperti menambah informasi, pengetahuan dll, dalam interaksi seorang
pelajar terhadap lingkungan sekitarnya. Namun media cetak memiliki beberapa hal negatif,
contohnya media cetak porno yang dikemas halus dalam media cetak entertaintment
yang sering di konsumsi oleh para pelajar SMA. Hal ini sangat berpengaruh
terhadap kepribadian pelajar, dan penilaian karakter seorang pelajar.
Dampak
negatif media cetak diantaranya :
a. Merubah kepribadian secara
drastis,penantang, pemarah dan pelawan.
b. Masa bodoh terhadap dirinya dan
semangat belajar menurun.
c. Hilangnya norma-norma hidup beradat,
beragama, dan melecehkan norma hukum.
d. Berperilaku menjadi penyiksa, putus
asa dan pemalas.
e. Tidak mempunyai harapan masa depan.
f. Kesukaan mengambil (mencuri), milik
orang lain.
g. Berbuat mesum.
h. Mengganggu ketertiban umum.
i.
Tidak ada penyesalan berbuat kesalahan
Jika diperhatikan dan dicerna dengan
baik, tampak bahwa media masa di era globalisasi ini sangat merusak moral dan
akhlak para pelajar.
3. Handphone
Di
kalangan pelajar, penggunaan teknologi komunikasi seperti handphone sebagai alat komunikasi
karena alat tersebut multifungsi. Para pelajar dapat menggunakan teknologi ini
secara positif ataupun negatif tergantung pada setiap individu. Contoh positif
dari penggunaan handphone adalah memanfaatkan handphone untuk membantu mereka
dalam proses pembelajaran.
Walaupun begitu dampak negatif dari handphone
adalah :
- Mengganggu perkembangan anak: Dengan canggihnya fitur-fitur yang tersedia di HP seperti:
kamera, permainan (games) akan mengganggu siswa dalam menerima pelajaran
di sekolah. Tidak jarang mereka disibukkan dengan menerima pesan atau SMS,
panggilan telepon dari teman atau keluarga mereka. Lebih parah lagi ada
yang menggunakan HP untuk mencontek dalam ulangan, bermain game saat guru
sedang menjelaskan saat pelajaran. Kalau hal tersebut mereka biarkan, maka
generasi yang kita harapkan akan menjadi budak teknologi.
- Efek Radiasi: Selain berbagai kontrovensi di seputar dampak negative
penggunaannya, penggunaan HP juga berakibat buruk terhadap kesehatan, ada
baiknya siswa lebih berhati-hati dan bijaksana dalam menggunakan atau
memilih HP, khususnya bagi pelajar SMA.
- Rawan terhadap tindak kejahatan: Pelajar merupakan salah satu target utama pencopet atau
penjabret.
- Sangat berpotensi mempegaruhi sikap
dan perilaku siswa: Jika tidak ada
kontrol dari orangtua, HP bisa digunakan untuk menyebarkan gambar-gambar
yang mengandung unsur porno dan sebagainya yang sama sekali tidak layak
dilihat seorang pelajar.
- Pemborosan: Dengan mempunyai HP, maka pengeluaran kita akan bertambah,
apalagi kalau HP hanya digunakan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat maka
hanya akan menjadi pemborosan saja.
2.3
Mengantisipasi
Dampak Negatif dari Globalisasi
Globalisasi saat ini berkembang pesat di Indonesia,baik yang bersifat
positif dan negatif sangat mudah diterima masyarakat, khususnya pelajar
SMA. Para orang tua sangat khawatir atas
perkembangan pergaulan anaknya saat ini. Oleh karena itu, sebagai pelajar
SMA yang baik kita hendaknya tidak
mengikuti budaya barat yang berdampak negatif. Remaja yang tidak mengikuti
perkembangan yang terjadi akan dianggap kuper atau tidak modern, tetapi remaja
sekalian jangan takut karena tidak semua perkembangan yang ada berdampak baik.
Untuk selanjutnya penulis akan memberikan solusi atau cara mengantisipasi
dampak negatif dari globalisasi diantaranya sebagai berikut :
1. Pelajar
SMA seharusnya dapat memilah dan menyaring
pengaruh globalisasi saat ini, jangan menganggap semua pengaruh yang berkembang saat ini semuanya baik,
karena faktanya banyak pelajar yang terjebak
dalam arus globalisasi.
2. Para orangtua sebaiknya lebih mendekatkan diri kepada
anaknya,dan bersahabat dengan anaknya sehingga terbentuk
karakter yang baik bagi anaknya.
3. Pemeritah lebih tegas terhadap peraturan, khususnya tentang
hukum-hukum yang mengatur penyalanggunaan media cetak atau massa.
4. Masyarakat hendaknya membantu pemerintah, dalam menanggulangi perkembangan globalisasi
yang berdampak buruk terhadap pelajar SMA. Misalnya,kini marak warnet-warnet
yang kehilangan fungsinya sebagai tempat untuk berhubungan dengan dunia
maya,sekarang warnet banyak menjadi tempat untuk melakukan hubungan seksual.
Ini menandakan bahwa pelajar-pelajar SMA di Indonesia juga telah kehilangan
citranya akibat pengaruh negatif globalisasi.
BAB III
METODELOGI PENELITIAN
3.1
Metodelogi
Pengumpulan Data
/ Informasi
A. Observasi
Yaitu suatu kegiatan mengamati kegiatan pelajar
SMA diluar sekolah melalui media sosial
ataupun terjun langsung untuk mendapatkan data yang akurat berhubung tim penulis adalah
pelajar SMA juga.
B.
Diskusi
Yaitu proses
penggalian informasi lebih lanjut dengan berdiskusi kelompok ataupun dengan
teman-teman sekelas lainnya.
C.
Studi Pustaka
Yaitu kegiatan pencatatan dan pengumpulan data /
informasi dengan cara mencari data yang
bersumber dari buku dan internet.
3.2 Metodelogi Penyusunan Laporan
Laporan ini dibuat sebagai sarana
untuk menambah pengetahuan dan wawasan pembaca terhadap pengaruh globalisasi terhadap
akhlak pelajar SMA di Indonesia. Laporan ini dibuat berdasarkan standart daftar
isi laporan karya ilmiah.
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
Pada era globalisasi
ini budaya asing mudah sekali masuk ke Indonesia. Jika globalisasi diibaratkan
dengan sebuah portal yang menghubungkan dunia ‘’Primitif’’ dengan dunia
‘’Modern’’, pastinya jika kita masuk kedalam portal tersebut akan terjadi
perubahan yang drastis di segi manapun,baik positif maupun negatif . Modern tidak akan
ada apabila tidak ada modernisasi,yaitu hal yang mempengaruhi kehidupan
seseorang untuk bersikap lebih modern dan mengikuti teori modern ini.
Pada hal ini,kita sebagai pelajar SMA
dituntut untuk tidak menerima semua modernisasi yang terjadi. Walaupun pada
dasarnya,globalisasi itu berdampak positif bagi kehidupan kita dan tentunya
tidak akan mungkin kita dapat menikmati
kemudahan dalam segala bidang karena globalisasi, tetap saja kita harus
menyaring segala dampak negatif globalisasi yang dapat merusak akhlak kita.
Dewasa ini, banyak pelajar SMA yang
terjerat hukum karena kasus-kasus pencabulan,kejahatan dan sebagainya yang
merupakan wujud dari dampak negatif globalisasi. Bagaimanakah nasib bangsa ini
selanjutnya ? Apakah generasi muda harus tetap bertahan dalam situasi seperti
itu ?
Tentu saja, sebagai generasi-generasi
muda Indonesia, peganglah teguh prinsip-prinsip agama dan kebudayaan timur,
jauhi hal-hal yang tidak baik, dan tekankan pada diri kita bahwa kita mampu
menghadapi dampak negatif dari globalisasi.
Pelajar SMA di Indonesia pasti mampu
menjauhi segala dampak negatif globalisasi jika mendapat dukungan dan peran
serta dari pemerintah,masyarakat,lembaga pendidikan dan orangtua serta teman-temannya. Oleh sebab itu
dukungan dari semua pihak dibutuhkan untuk membentuk akhlak dari
generasi-generasi muda Indonesia.
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Pada era globalisasi ini
tidak dapat ditolak masuknya budaya asing ke Indonesia melalui berbagai cara . Jadi kesimpulannya pelajar SMA di Indonesia harus mampu menyaring hal-hal positif dan negatif
dari globalisasi.
5.2 Saran
Agar
kita tidak terjerumus dalam pengaruh atau dampak negatif dari budaya asing sebaiknya kita
mencermati terlebih dahulu budaya tersebut, apakah sesuai dengan budaya kita
atau tidak, serta kita juga harus pandai memilih teman dan memilih budaya asing
yang pantas untuk dicontoh.
DAFTAR PUSTAKA
Buku Pendidikan Kewarganegaraan SMA/MA kelas XII Bumi Aksara
Buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk kelas XII SMA Grafindo
Media Pratama
Tidak ada komentar:
Posting Komentar